Prabowo Menang Karena Mengacu Data Dari Erwin Aksa ?

Calon Presiden 02 Prabowo Subianto mengklaim kemenangan ada di pihaknya sejak Rabu (17/4/2019) sore. Saat itu, Prabowo menyatakan tak percaya dengan hasil survei lembaga lain yang dianggapnya tengah menggiring opini.

Prabowo berpegangan kepada data exit poll dan quick count internal yang dimilikinya. Saat pertama kali merespons hasil survei, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebutkan data yang masuk ke pihaknya berasal dari 5.000 tempat pemungutan suara (TPS).

“Hasil exit poll di 5.000 TPS menunjukkan kita menang 55,4 persen, dan hasil quick count tadi saya sebut kita menang 52,2 persen,” ujar Prabowo dalam jumpa pers tanpa kehadiran Sandiaga Uno di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis sekitar pukul 17.00.

Prabowo pada malam harinya, yang lagi-lagi tanpa didangi Sandiaga, juga kembali meneguhkan kemenangannya dalam jumpa pers. Dia bahkan mengklaim menang 62 persen berdasarkan data internal timnya.

Saat itu, Prabowo menuturkan bahwa sudah 320.000 TPS yang masuk atau sekitar 40 persen.

Klaim Prabowo ini berbanding terbalik dengan hasil survei delapan lembaga yang menggelar quick count atau hitung cepat. Publikasi hasil quick count delapan lembaga ini disiarkan banyak media massa.Hingga malam hari, delapan lembaga itu telah memasukkan lebih dari 90 persen TPS yang dijadikan sampel.

Hasilnya, semua hitung cepat menunjukkan keunggulan bagi kubu Jokowi-Ma’ruf.Lalu, dari manakah sumber data yang menjadi dasar klaim kemenangan Prabowo itu?

Sumber data Prabowo

Prabowo-Sandiaga memang memiliki tim tersendiri untuk menghitung perolehan suara kubu 02 dari data para relawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka bekerja di bawah Pusat Monitoring Forum Relawan yang dikomandoi oleh Erwin Aksa.

Pada hari pencoblosan, pusat monitoring forum relawan ini berlokasi di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan.

Apakah dari sana data yang dipegang Prabowo?

Erwin Aksa membantahnya. Ketika ditemui Kompas. com di Hotel Ambhara pada sekitar pukul 18.20, Erwin menyebutkan pihaknya belum berani menyimpulkan raihan suara Prabowo-Sandiaga pada pemilu kali ini.

“Oh bukan dong ini forum relawan monitoring center mengawal c1 plano jadi mereka rekap C1 yang kita belum bisa buat asumsi berapa persen,” kata Erwin Aksa.

Saat ditanya lebih lanjut soal sumber data yang digunakan Prabowo, Erwin mengaku tak tahu pernyataan Prabowo.

“Saya enggak tahu, saya enggak tahu apa yang disampaikan Pak Prabowo. Jadi apa yang kami lakukan di sini adalah mengawal C1 yang sudah di-capture oleh para relawan yang tergabung dalam forum relawan,” ujar keponakan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla ini.

Erwin menjelaskan cara kerja Forum Monitoring Relawan yang dikomandoinya.

Dia menuturkan pusat data di Jakarta akan menerima laporan dari relawan berupa foto formulir C1 yang berisi hasil penghitungan suara di tiap TPS. Foto itu kemudian dilaporkan para relawan melalui aplikasi Ayo Kawal TPS, Rekap Indonesia, Whatsapp, hingga Telegram.

Hasil rekapitulasi data dari formulir-formulir C1 yang dikirimkan oleh para relawan di daerah ini nantinya akan dicocokan dengan hasil akhir penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya dengar sudah 30.000 (formulir C1) yang masuk. Dan itu masuk terus dari teman-teman. Ini belum selesai karena ada yang perlu kita filter, ada yang perlu kita rapikan lagi karena ada yang double,” lanjutnya.

Erwin mengatakan, proses rekap data C1 ini diperkirakan akan selesai dalam waktu 3 hari. Besok, proses penghitungan akan dipindahkan dari ballroom Hotel Ambhara ke Posko Pemenangan Prabowo-Sandi.

“Saya belum bisa pastikan (Prabowo-Sandi) unggul atau tidak karena rekapannya belum lihat ya. Nanti selelah 3 hari baru kita lihat rekapannya,” tandas Erwin.

#################################

Calon presiden Prabowo Subianto mengklaim memenangi Pilpres 2019. Ia bahkan merayakan kemenangan sepihak dengan melakukan sujud syukur.Hal itu dilakukan Prabowo dan sejumlah pendukungnya seusai jumpa pers di Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) malam.

Awalnya, Prabowo mengklaim bahwa hasil penghitungan sementara yang dilakukan pihak internal dirinya dan Sandiaga Uno ialah 62 persen suara.

“Ini adalah hasil real count di posisi lebih dari 320.000 TPS,” kata Prabowo disambut sorak sorai para pendukung.Prabowo meyakini persentase tersebut tidak akan berubah banyak hingga akhir penghitungan dan tidak berbeda dengan rekapitulasi resmi KPU.

“Ini kemenangan bagi rakyat Indonesia. Saya akan jadi presiden seluruh rakyat Indonesia. Bagi saudara-saudara yang membela 01, tetap kau akan saya bela. Saya akan dan sudah menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo. Setelah berorasi menyampaikan kemenangan, Prabowo melakukan sujud syukur. Prabowo dan beberapa orang kemudian bersujud menghadap kiblat.

Sementara para pendukungnya bersorak-sorai.Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut ada upaya provokasi dan penggiringan opini dari sejumlah lembaga survei yang menyatakan dirinya dan pasangannya, Sandiaga Uno, tertinggal dari pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ia bahkan menyebut lembaga-lembaga survei tersebut bekerja untuk pihak tertentu untuk membuat dirinya tampak kalah dalam proses hitung cepat suara atau quick count.

“Saya tegaskan di sini, kepada rakyat Indonesia bahwa ada upaya dari lembaga-lembaga survei tertentu yang kita ketahui sudah bekerja untuk satu pihak untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah,” katanya di Rumah Kertanegara, Rabu (17/4/2019) sore.

Dia pun meminta kepada para pendukungnya untuk tidak terprovokasi dan tetap tenang. Prabowo sekaligus menegaskan agar para pendukung dan relawannya tetap mengawasi Tempat Pemungutan Suara (TPS)-TPS.

“Saudara-saudara sekalian, jangan terpancing. Terus awasi TPS, amankan C-1 dan jaga di Kecamatan, jangan lengah,” tegasnya.

Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan, hasil exit poll dan quick qount yang dilakukan internalnya, pasangan nomor urut 02 menang perolehan suara Pilpres 2019.Hal itu disampaikan Prabowo dalam jumpa pers di Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4/2019) sore.

Prabowo mengatakan, hasil exit poll di 5.000 TPS, dirinya dan Sandiaga memperoleh 55,4 persen suara.Exit poll adalah survei yang dilakukan pascapencoblosan.Sementara hasil quick count atau hitung cepat, kata Prabowo, pihaknya memperoleh 52,2 persen.”Mohon semua relawan untuk kawal kemenangan kita di semua TPS,” kata Prabowo.

Sumber : https:// nasional. kompas. com/read/2019/04/18/05050031/prabowo-klaim-kemenangan-erwin-aksa-belum-berani-buka-data-internal

PDI-P Nilai Klaim Kemenangan Prabowo Sebuah Ironi

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menilai klaim kemenangan yang dilakukan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto merupakan sebuah ironi.

Hasto menyinggung sikap Prabowo yang tak memercayai hitung cepat atau quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei. Sementara itu, partai politik pendukung Prabowo mengakui hitung cepat sejumlah lembaga survei itu terkait pemilu legislatif (Pileg) 2019.

“Partai politik pendukung Pak Prabowo-Sandi pun mengakui quick count untuk partai politiknya, sehingga sangat ironi ketika partai politik quick count-nya diterima, kemudian untuk Pilpres-nya tidak diterima. Yang kemudian mengadakan aksi sepihak dengan tiga kali pernyataan menang. Ini sangat ironis,” kata Hasto di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Jumat (19/4/2019).

Hasto juga menyinggung perbedaan sikap Prabowo saat melihat hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hasil hitung cepat mengunggulkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Pak Prabowo ketika Pilkada DKI yang memenangkan Anies dan Sandi saat itu bilang juga menggunakan quick count sebagai sebuah instrumen yang bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya dari aspek metodologi,” ujarnya.

Berkaca dari peristiwa tersebut, Hasto menyarankan agar semua pihak lebih baik menunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU). Prabowo sebelumnya mengklaim kemenangan ada di pihaknya sejak Rabu (17/4/2019) sore.

Saat itu, Prabowo menyatakan tak percaya dengan hasil survei lembaga lain yang dianggapnya tengah menggiring opini.Prabowo berpegangan pada data exit poll, quick count, dan real count internal yang dimilikinya.

Saat pertama kali merespons hasil survei, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebutkan data yang masuk ke pihaknya berasal dari 5.000 TPS.

“Hasil exit poll di 5.000 TPS menunjukkan kita menang 55,4 persen, dan hasil quick count tadi saya sebut kita menang 52,2 persen,” ujar Prabowo dalam jumpa pers tanpa kehadiran Sandiaga Uno di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis sekitar pukul 17.00.

Prabowo pada malam hari, yang lagi-lagi tanpa didampingi Sandiaga, juga kembali meneguhkan kemenangannya dalam jumpa pers.Dia bahkan mengklaim menang 62 persen berdasarkan data internal tim.Saat itu, Prabowo menuturkan bahwa sudah 320.000 TPS yang masuk atau sekitar 40 persen.

Klaim Prabowo ini berbanding terbalik dengan hasil survei delapan lembaga yang menggelar quick count. Publikasi hasil quick count sejumlah lembaga disiarkan banyak media massa.

Sumber : Kompas .com

Prabowo Merasa Dirugikan di Pilpres 2019

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut banyak kejadian yang merugikan pendukung dirinya dan calon wakil persiden Sandiaga Uno dalam pemungutan suara pemilu 2019, Rabu (17/4/2019) hari ini.

“Terus terang saja saya prihatin dari tadi malam banyak kejadian yang merugikan pendukung 02,” kata Prabowo dalam jumpa pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Prabowo menyebut banyak surat suara yang tidak sampai ke TPS. Sejumlah TPS juga baru dibuka pukul 11.00. Banyak juga pendukungnya yang tak mendapat undangan pencoblosan. Selain itu, banyak juga temuan surat suara sudah tercoblos untuk paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf.

“Tapi walau demikian hasil exit poll kita di 5000 TPS, menunjukkan kita menang 55,4 persen,” kata Prabowo disambut riuh para pendukung yang berkumpul di kediamannya.

Prabowo mengimbau pendukungnya tetap terus mengawal perhitungan di TPS dan tak terpengaruh dengan hasil hitung cepat sejumlah lembaga yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Kita fokus mengawal kotak suara karena kotak suara itu kunci kemenangan kita, agar kebogonganp-kebohongan yang sudah dilakukan bisa dilawan,” ujar dia.

Berdasarkan hasil hitung cepat sementara lima lembaga survei, Jokowi-Ma’ruf unggul dari Prabowo-Sandiaga. Berikut rangkuman hasil quick count lima lembaga hingga pukul 16.05 WIB:

1. Litbang Kompas data 57,2 persen

Jokowi-Ma’ruf: 54,9 persen

Prabowo-Sandiaga: 45,1 persen

2. Indobarometer data 57,08 persen

Jokowi-Ma’ruf: 52,92 persen

Prabowo-Sandiaga: 47,08 persen

3. Charta Politika data 72,13 persen

Jokowi-Ma’ruf: 54,74 persen

Prabowo-Sandiaga: 45,26 persen

4. Poltracking Indonesia data 71,15 persen

Jokowi-Maruf: 55,12 persen

Prabowo-Sandiaga: 44,88 persen

5. Indikator Politik Indonesia data 64,85 persen

Jokowi-Maruf: 54,94 persen

Prabowo-Sandiaga: 45,06 persen

Hasil quick count ini bukan hasil resmi. KPU nanti akan melakukan rekapitulasi secara berjenjang untuk menetapkan pemenang Pilpres 2019.

Hubungan Prabowo dan Sandiaga Tanpa Masalah Kok

Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan memastikan hubungan calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno tetap dalam kondisi baik.

Ferry membantah isu seputar hubungan keduanya yang tidak baik pascapemungutan suara, Rabu (18/4/2019).

“Enggak ada, (isu) itu bohong. Saya ada di dalam. Ada Bu Nur Asia, ada Pak Sandi,” ujar Ferry saat ditemui di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).Menurut Ferry, Sandiaga tidak mendampingi Prabowo saat berpidato karena Sandi sedang dalam kondisi tidak sehat.

Pada Rabu kemarin, dokter datang ke kediaman Prabowo di Kertanegara untuk memeriksa keadaan Sandiaga.

Ferry mengatakan, Sandiaga tidak mengalami sakit yang cukup serius. Menurut Ferry, Sandiaga sedikit lemas dan butuh istirahat, sehingga tidak dapat mendampingi Prabowo.

“Enggak ada (ribut-ribut), orang Prabowo sama Sandi joget-joget begini kemarin,” kata Ferry.

Setelah munculnya hasil quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga, Prabowo dua kali tampil di hadapan publik. Ia dua kali menggelar jumpa pers di kediamannya di Kertanegara, Jakarta.

Dalam jumpa pers tersebut, Prabowo mengklaim menang atas Joko Widodo-Ma’ruf Amin berdasarkan exit poll, quick count, dan real count yang dilakukan internal BPN.

Bahkan, Prabowo merayakan kemenangan sepihak itu dengan sujud syukur bersama beberapa pendukungnya.

Sandiaga tidak tampak mendampingi Prabowo. Ia dan istrinya kemudian keluar dari kediaman Prabowo pada pukul 22.46 WIB.Namun, ia tidak berkomentar kepada wartawan yang menunggu.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno berbeda sikap dalam merespons hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2019 pascapemungutan suara, Rabu (17/4/2019), meskipun keduanya memantau dari tempat yang sama.

Seusai menggunakan hak pilih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Prabowo bertolak ke kediaman pribadi di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu siang.

Begitu juga dengan Sandiaga dan para petinggi partai politik Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

Setelah hasil quick count mulai dipublikasikan pada pukul 15.00 WIB, Prabowo dua kali berbicara di hadapan para awak media dan pendukungnya.

Sekitar pukul 16.53 WIB, Prabowo muncul di atas panggung yang telah terpasang di depan rumahnya sejak pagi.

Ia didampingi sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN), antara lain Djoko Santoso, Rachmawati Soekarnoputri, Dahnil Anzar Simanjuntak, Fadli Zon, Ferry Mursyidan Baldan, dan Sufmi Dasco Ahmad.

Ada pula Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, ekonom Rizal Ramli, tokoh GNPF Yusuf Martak, Slamet Ma’arif, dan Ustaz Sambo.

Namun, Sandiaga tidak tampak hadir mendampingi Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut hasil exit poll dan quick count yang digelar oleh pihaknya menunjukkan pasangan calon nomor urut 02 unggul dari pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Hasil exit poll kita di 5.000 TPS menunjukkan kita menang. Dan hasil quick count ini kita menang 52,2 persen,” ujar Prabowo.

Mendengar pernyataan Prabowo tersebut, para pendukung 02 bersorak gembira. Mereka meneriakkan nama Prabowo sambil mengacungkan simbol dua jari.

“Prabowo presiden! Prabowo presiden!” teriak para pendukung Prabowo.

Klaim kemenangan Prabowo ini berbeda dari hasil quick count sejumlah lembaga survei. Hasil hitung cepat dari sepuluh lembaga survei menunjukkan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan selisih sekitar 10 persen.

Hasil real count pilpres 2019 kpu har ini

Data penghitungan suara pilpres yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus bergerak. Data tersebut ditampilkan dalam portal pemilu2019.kpu.go.id.

Hingga Jumat (19/4/2019) pukul 19.45, data yang masuk mencapai 24.487 TPS dari total 813.350 TPS. Jika dipresentasekan, jumlah tersebut baru mencapai 3,01 persen.

Hasil Situng sementara menunjukkan, pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul 54,99 persen. Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan suara 45,01 persen.

Sementara ini, Jokowi-Ma’ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua.Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatra Barat, Gorontalo, Riau, Aceh, hingga Banten.

Menurut Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, Situng berfungsi sebagai bentuk transparansi KPU kepada publik.Jika masyarakat maupun peserta pemilu menemukan kesalahan data yang ditampilkan, maka KPU akan segera melakukan koreksi.

Pramono menyebut, pihaknya justru sangat mengapresiasi informasi-informasi mengenai pemantauan hasil penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu.

“Memang kita menunggu informasi, masukan dari masyarakat. Sehingga betul-betul fungsi publikasi dari Situng itu maksimal. Kita sangat terbuka untuk menerima masukan sehingga nanti bisa kita perbaiki atau kita koreksi,” kata Pramono di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019).

Ia menambahkan, hasil resmi pemilu yang akan ditetapkan oleh KPU berasal dari penghitungan dan rekapitulasi secara berjenjang dari tiap-tiap daerah.

“Meskipun tampilan Situng kita terus berjalan, tetapi penghitungan suara untuk Pemilu 2019 tetap yang resmi adalah yang dilakukan melalui proses rekapitulasi yang pada hari-hari ini sudah mulai berproses di tingkat kecamatan. Kemudian diteruskan rekapitulasi ditingkat kabupaten/kota, provinsi, dan sampai di tingkat nasional,” katanya.

Sumber : Kompas.com

Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jumat 19 April 2019

Berikut terbaru hasil sementara Pilpres 2019 Jokowi Jumat (19/4/2019) hari ini pukul 20.00 WIB, Jokowi masih unggul.Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jumat 19 April 2019

Simak hasil sementara real count Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo hingga Jumat malam ini.Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah selesai digelar pada Rabu 17 April 2019 kemarin.

Meski begitu, hingga Jumat (19/4/2019) sore ini real count Pilpres 2019 masih terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lewat situs pemilu2019.kpu.go.id. Hingga Jumat pukul 20.00 WIB, sebanyak data dari 24.890 TPS telah terkumpul.

Total jumlah TPS sendiri adalah sebanyak 813.350.

Berdasarkan data masuk di KPU, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin unggul dengan jumlah suara 2.597.285.Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan total suara 2.137.365.

Meski hingga Jumat sore Jokowi-Maruf Amin unggul, Tim Kampanye Nasional (TKN) mengatakan akan tetap menunggu keputusan resmi KPU terkait penghitungan suara Pilpres 2019.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily lewat keterangan tertulis.

“Data di KPU yang masuk saat ini meski baru mendekati 1 persen telah menunjukan hasil bahwa kemenangan ada di pihak paslon 01,” kata Ace dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (19/4/2019), seperti dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Ia menambahkan tidak ingin mendahului keputusan KPU.Terlebih mengikuti BPN yang telah mendeklarasikan kemenangan Prabowo-Sandiaga.

“Tidak ada gunanya deklarasi kemenangan seperti itu. KPU yang akan mengumumkan hasil akhirnya,” imbuhnya.Berikut hasil sementara real count Pilpres 2019 KPU hingga Jumat malam pukul 20.00 WIB :

Joko Widodo-Maruf Amin : 17.122
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 75.097

SUMATERA UTARA

Joko Widodo-Maruf Amin : 164.617
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 137.941

SUMATERA BARAT

Joko Widodo-Maruf Amin : 24.933
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 158.491

RIAU

Joko Widodo-Maruf Amin : 18.347
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 43.785

JAMBI

Joko Widodo-Maruf Amin : 38.376
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 55.151

SUMATERA SELATAN

Joko Widodo-Maruf Amin : 86.095
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 142.383

BENGKULU

Joko Widodo-Maruf Amin : 114.484
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 122.054

LAMPUNG

Joko Widodo-Maruf Amin : 104.838
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 94.890

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Joko Widodo-Maruf Amin : 41.051
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 20.029

KEPULAUAN RIAU

Joko Widodo-Maruf Amin : 63.001
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 47.384

DKI JAKARTA

Joko Widodo-Maruf Amin : 86.132
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 81.975

JAWA BARAT

Joko Widodo-Maruf Amin : 122.625
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 161.092

JAWA TENGAH

Joko Widodo-Maruf Amin : 673.470
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 220.001

DIY YOGYAKARTA

Joko Widodo-Maruf Amin : 70.859
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 31.025

JAWA TIMUR

Joko Widodo-Maruf Amin : 375.941
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 158.413

BANTEN

Joko Widodo-Maruf Amin : 33.914
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 64.625

BALI

Joko Widodo-Maruf Amin : 47.865
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 4.935

NUSA TENGGARA BARAT

Joko Widodo-Maruf Amin : 44.111
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 100.281

Baca: Menang Versi Quick Count, FKMNU Beri Selamat kepada Jokowi Maruf

NUSA TENGGARA TIMUR

Joko Widodo-Maruf Amin : 33.074
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 2.015

KALIMANTAN BARAT

Joko Widodo-Maruf Amin : 48.321
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 69.250

KALIMANTAN TENGAH

Joko Widodo-Maruf Amin : 33.766
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 22.980

KALIMANTAN SELATAN

Joko Widodo-Maruf Amin : 8.640
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 21.971

KALIMANTAN TIMUR

Joko Widodo-Maruf Amin : 31.660
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 26.547

SULAWESI UTARA

Joko Widodo-Maruf Amin : 28.286
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 7.929

SULAWESI TENGAH

Joko Widodo-Maruf Amin : 4.567
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 5.578

SULAWESI SELATAN

Joko Widodo-Maruf Amin : 81.719
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 102.339

SULAWESI TENGGARA

Joko Widodo-Maruf Amin : 18.219
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 25.036

GORONTALO

Joko Widodo-Maruf Amin : 80.250
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 80.598

SULAWESI BARAT

Joko Widodo-Maruf Amin : 15.535
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 8.352

MALUKU

Joko Widodo-Maruf Amin : 8.011
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 3.952

MALUKU UTARA

Joko Widodo-Maruf Amin : 3.798
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 4.011

PAPUA

Joko Widodo-Maruf Amin : 3.440
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 349

PAPUA BARAT

Joko Widodo-Maruf Amin : 1.395
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 267

KALIMANTAN UTARA

Joko Widodo-Maruf Amin : 7.953
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 4.762

LUAR NEGERI

Joko Widodo-Maruf Amin : 60.870
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno : 31.040

Sumber : TRIBUNNEWS.COM